Peranan Ekonomi Kelapa dalam Menyediakan Lapangan Kerja di Sulawesi Barat

Authors

  • Abdul Holik Universitas Muhammadiyah Bekasi Karawang, Indonesia Author
  • Ahmad Kafrawi Mahmud UIN Alauddin Makassar, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i2.269

Keywords:

coconut , job creation, economic growth

Abstract

Sebagai salah satu produk unggulan di kawasan Sulawesi Barat, kelapa telah banyak dikembangkan masyarakat menjadi berbagai bahan makanan dan aneka produk yang bernilai ekonomis. Tapi hingga saat ini, kajian yang secara komprehensif membedah bagaimana kelapa sebagai komoditas mendorong penciptaan lapangan kerja masih dikatakan jarang. Riset kami berupaya mengkaji ekonomi kelapa di Sulawesi Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yang menelusuri bagaimana kelapa telah menjadi produk bermutu yang membuka lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus potensi besarnya di masa mendatang untuk terus dikembangkan. Penelitian ini melibatkan analisis time series mulai dari tahun 2020 hingga 2025. Hasil penelitian membuktikan bahwa kelapa dapat menopang berbagai aktivitas ekonomi masyarakat Sulawesi Barat secara signifikan. Bahkan banyak jalur pekerjaan yang tercipta dengan pengembangan usaha kelapa. Dari mulai buah kelapa yang siap dikonsumsi langsung, kayu, serabut kelapa, hingga makanan olahan dari berbagai bagian pohon kelapa. Pemangku kepentingan dan kalangan akademisi dapat menjadi pihak yang berada di garis depan mendorong kemajuan kelapa sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat.

References

Asrawaty, Sabariyah, S., Marjun, & Jufri, M. (2021). Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Pasca Gempa di Masa Pandemik COVID-19 di Desa Salubomba. Abditani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3): 154 – 157.

Badan Pangan Nasional (2023). Pedoman Klasifikasi Pangan Segar. Keputusan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 337/PK.02.01/K/8/2023 tentang Pedoman Klasifikasi Pangan Segar.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat (2025).

Buschena, D. E., & Perloff, J. M. (1991). The Creation of Dominant Firm Market Power in the Coconut Oil Export Market. American Journal of Agricultural Economics, 73(4): 1000 – 1008.

Cloin, J. (2007). Coconut Oil as a Fuel in the Pacific Islands. Natural Resources Forum: a United Nations Sustainable Development Journal, 31(2): 119 – 127.

Fauzana, N., Pertiwi, A. A., & Ilmiyah, N. (2021). Etnobotani Kelapa (Cocos Nucifera L.) di Desa Sungai Kupang Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Al Kawnu: Science and Local Wisdom Journal, 1(1): 45 – 56

George, S., & Jayachandran, K. (2013). Production and Characterization of Rhamnolipid Biosurfactant from Waste Frying Coconut Oil Using a Pseudomonas aeruginosa D. Journal of Applied Microbiology, 114(2): 373 – 383.

Grand View Research (2026). Coconut Products Market (2023 - 2030). Artikel diakses pada 17 Mei 2026 dari https://www.grandviewresearch.com/industry-analysis/coconut-products-market.

Humas BRIN (2025). BRIN: Indonesia Punya Potensi Besar di Bidang Industri Kelapa dan Produk Olahannya. Artikel diakses pada 12 Mei 2026 dari https://brin.go.id/dpri/posts/kabar/brin-indonesia-punya-potensi-besar-di-bidang-industri-kelapa-dan-produk-olahannya

Kementerian Perdagangan (2020/09). Peluang Peningkatan Hilirisasi Ekspor Produk Kelapa. Warta Ekspor.

Kementerian Perdagangan (2017/07). Optimalisasi Bahan Baku Kelapa. Warta Ekspor.

Kim, S., & Dale, B. E. (2015). Potential Job Creation in the Cellulosic Biofuel Industry: the Effect of Feedstock Price. Biofuels, Bioproducts, & Biorefining, 9: 639 – 647.

Lin, J., Flachsbarth, I., & Cramon-Taubadel, S. (2020). The Role of Institutional Quality on the Performance in the Export of Coconut Products. Agricultural Economics, 51(2): 173 – 320.

Mardhiah, A., Ervilita, R., & Nanda, F. (2023). Pengolahan Kelapa (Cocos Nucifera) Menjadi Kerupuk dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat. serambi Akademica: Jurnal Pendidikan, Sains, & Humaniora, 11(1): 8 – 14.

Periasamy, S., Surekha, Bhat, R., & Uchoi, A. (2025). Optimization of Cinnamon Planting Density in Coconut Intercropping System in India. Scientifica.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian (2025). Outlook Komoditas Perkebunan Kelapa.

Rahmi, M., Syafruddin, R. F., & Arwati, S. (2023). Pengembangan Produk Olahan Kelapa sebagai Sektor Unggul di Desa Bababulo Kabupaten Majene. AgriMu: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian & Agribisnis, 3(1): 16 – 21.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

VLB (2026). Training & Education. Artike;l diakses pada 16 Mei 2026 dari https://www.vlb-berlin.org/en/training.

World Population Review (2026). Coconut Production by Country 2026. Artikel diakses pada 17 Mei 2026 dari https://worldpopulationreview.com/country-rankings/coconut-production-by-country

Yassir, M., & Hartono, M. (2023). Inventarisasi Tanaman dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Pangan di Desa Lawe Loning Sepakat Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara. Edunomika, 7(1): 1 – 9.

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Peranan Ekonomi Kelapa dalam Menyediakan Lapangan Kerja di Sulawesi Barat. (2026). Proceedings Conference Sinesia, 2(2), 1075-1087. https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i2.269