Penguatan Kesadaran Lingkungan Melalui Gerakan Lingkungan dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Authors

  • Wahyu Kartiko Utami Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.199

Keywords:

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), gerakan lingkungan, perubahan iklim, kesadaran politik hijau

Abstract

Di tengah meningkatnya krisis ekologis di berbagai daerah di Indonesia, penguatan kesadaran lingkungan melalui gerakan lingkungan menjadi elemen penting dalam mendorong pembangunan lingkungan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gerakan lingkungan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan serta implikasinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah, termasuk pemikiran John Barry (1996) mengenai green political theory dan sustainable citizenship. Hasil kajian menunjukkan bahwa gerakan lingkungan  berperan sebagai katalis dalam membentuk kesadaran lingkungan melalui peningkatan literasi lingkungan, mobilisasi partisipasi publik, serta advokasi kebijakan. Gerakan ini mendorong transformasi dari kesadaran individual menuju aksi kolektif yang mampu menciptakan tekanan politik terhadap pemerintah dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan hijau. Selain itu, integrasi antara gerakan lingkungan dan kesadaran lingkungan berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) khususnya dalam upaya mengatasi perubahan iklim dan pencemaran lingkungan. Dengan demikian, gerakan lingkungan tidak hanya menjadi instrumen sosial, tetapi juga mekanisme politik yang memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan secara ekologis, sosial, dan ekonomi.

References

Agsari, Karenina Shashal., dkk. (2018). Development of Eco Culture to Improve

Enviromental Literacy in Elementary School. 3rd National Seminar on Educational Innovation: Conference Series, 1(2): 217-222.

Ahmady, Dkk. (2022). Gerakan Lingkungan Dan Partai Politik: Studi Tentang

Perjuangan Walhi Dalam Pembentukan Partai Hijau Indonesia. Journal Of Politics And Democracy Studies Vol.3 No.1 Tahun 2022

Ardhian, D., Adiwibowo, S., & Wahyuni, E. S. (2016). NGO’s Roles and Strategies

in the Environmental Politic Arena. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 210 216.

Arifin, dkk. (2026). Penguatan Kesadaran Lingkungan Masyarakat Melalui

Implementasi Program Penghijauan Desa. Bale Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5, Nomor 1 (2026) Januari-Maret

Asilsoy, buket and Deray Oktay. (2018). Exploring environmental behaviour as the

major determinant of ecological citizenship. Sustainable cities and society vol. 39 May 2018, Pages 765-771

Bantulkab.go.id. (2009). Kesadaran Masyarakat terhadap lingkungan masih

rendah. Di ambil dari https://bantulkab.go.id/berita/detail/480/kesadaran-masyarakat-terhadap-lingkungan-masih-rendah.html

Barry, John. (1996). Green Political Theory: Nature, Virtue and Progress.

Department of Politics University of Glasgow

Bolqiah, L. H., & Raffiudin, R. (2020). Oligarchy Domination and The Absence of

Green Political Party in Indonesia. Nahkoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, Vol 19 No 2 Pages 151- 167.

Creswell, David and John W. Creswell. (2022). Research Design: Qualitative,

Quantitative, and Mixed Methods Approaches

Dobson, A. (2003). Citizenship and the Environment. Oxford: Oxford University

Press.

Dobson, A. (2007). Green political thought. Routledge.

Fakhrian, ddk. (2024). Greenpeace: Sebuah Gerakan Sosial Dan Politik Hijau Di

Indonesia (Kampanye Greenpeace Di Jakarta 2006-2021. Journal on Education Volume 06, No. 04, Mei-Agustus 2024, pp. 18632-18656

Gusmadi, Setiawan. (2018).Keterlibatan Warga Negara (Civic Engagement) dalam

Penguatan Karakter Peduli Lingkungan. Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan Vol. 9, no. 1 (2018), pp. 105-117.

Jamil, Bahrul & Alfazri, M. (2025). Komunikasi Partisipatif Sebagai Strategi

Penguatan Kesadaran Lingkungan Dan Kebijakan Hijau. Jurnal Syiar Syiar Volume 5 Nomor 2 Edisi Juli 2025 - Desember 2025

Kompas.com. (2025). Anak Muda Cinta Lingkungan tapi Belum Bertindak, Ini

Temuan Youth Sustainability Index 2025. Di ambil dari: https://lestari.kompas.com/read/2025/10/09/193100386/anak-muda-cinta-lingkungan-tapi-belum-bertindak-ini-temuan-youth?page=1.

Kurniawan, Nanang Indra. (2012). Wacana Lingkungan dan Pembangunan

Berkelanjutan Dalam Lembaga Swadaya Masyarakat di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Volume 16, Nomor 1, Juli 2012 (1-15)

Miles, M.B., & Huberman, A.M. (2002). Analisis Data Kualitatif. (Edisi Terjemahan

Bahasa Indonesia oleh Tjetjep Rohendi). Jakarta: Ul-Press.

Miterianifa &Mawarni, Muhammad Fiqri. (2024).Penerapan Model Pembelajaran

Literasi Lingkungan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Lingkungan. Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol.7, No.1, Februari 2024: 68-73

Mironshoh Sattorov. (2020). “Towards a Sustainable Future: Addressing Climate

Change, Reforestation, and the Aral Sea Crisis with Econometric Models,” Scientific Research Archive5, no. 5 (2020): 1–6, https://doi.org/10.55439/sra/03685

Noviyanti, L. A., Rachmawati, D. A., & Sutejo, I. R. (2017). Digital Repository

Universitas Jember Digital Repository Universitas Jember. Efektifitas Penyuluhan Gizi Pada Kelompok 1000 HPK Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Kesadaran Gizi, 3(3), 69–70.

Nugroho, Moh Alfan. (2022). Konsep Pendidikan Lingkungan Hidup: Upaya

Penanaman Kesadaran Lingkungan. Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1, No. 2 (2022): 93-108

Nurhidayah, Gita. (2022). The Challenges of Greenpeace Indonesia’s Support on

One Map Policy Indonesia. Journal of International Studies on Energy Affairs.

Sanggarwati, Diah Ayu, Fitri Komariyah dan Ari Susanto. (2025). Penguatan

Kesadaran Lingkungan, Manajemen Sampah, Partisipasi Komunitas, dan Teknologi Hijau dalam Program Desa Bersih dan Berkelanjutan Di Desa Putatjaya Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol.2 No 3 Tahun 2025

Setyowati. (2018). Problematika Lingkungan Hidup dalam Syair Lagu Populer

Indonesia (Studi Ekologi Sastra). Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1): 45-63.

Silfiana, L., & Samsuri, S. (2019). Keterlibatan Warga Negara Muda dalam Gerakan

Kewarganegaraan Ekologis untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan. Jurnal Studi Pemuda, 8(2), 127. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.48180

Schultz, P. W. (2011). Conservation means behavior. Conservation Biology, 25(6),

1080–1083.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung:

Alfabeta

Unairnews. (2018). Green politic dalam upaya Pembangunan berkelanjutan

(editor: Bambang bes). Diambil dari https://unair.ac.id/green-politics-dalam-upaya-pembangunan-berkelanjutan/ (diakses pada 26 April 2026)

Utami, Wahyu Kartiko. (2025). Analisis Gerakan Politik Hijau WALHI Melalui

Media Sosial Instagram dalam Mewujudkan Kesadaran Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Volume. 2, No. 1, Tahun 2025

World Commission on Environment and Development. (1987). Our common future.

Oxford University Press. Oxford

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Penguatan Kesadaran Lingkungan Melalui Gerakan Lingkungan dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. (2026). Proceedings National Conference Sinesia, 2(1), 194-210. https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.199

Similar Articles

61-70 of 79

You may also start an advanced similarity search for this article.