Penguatan Ecological Citizenship Berbasis Komunitas dalam Mengatasi Perubahan Iklim di Kabupaten Serang Banten

Authors

  • Wahyu Kartiko Utami Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i2.259

Keywords:

climate change, the keMANGTEER community, ecological citizenship

Abstract

Perubahan iklim tidak hanya persoalan lingkungan semata, melainkan juga berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, dan perilaku masyarakat. Aktivitas manusia seperti alih fungsi lahan, eksploitasi sumber daya pesisir, serta rendahnya kesadaran ekologis turut berkontribusi terhadap meningkatnya kerentanan terhadap perubahan iklim. Dalam hal ini, ecological citizenship menjadi pendekatan yang relevan karena menekankan pada tanggung jawab moral dan sosial warga negara dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Sebagai wilayah pinggiiran perkotaan sekaligus memiliki kawasan pesisir, Kabupaten Serang menghadapi berbagai permasalahan ekologis yang berkaitan erat dengan perubahan iklim, seperti abrasi pantai, kerusakan ekosistem pesisir, dan meningkatnya kerentanan terhadap banjir rob. Oleh sebab itu, penelitian ini menjadi penting untuk mengkaji bagaimana ecological citizenship, sebagaimana dikonseptualisasikan oleh Dobson (2003), diimplementasikan melalui pendekatan berbasis komunitas di Kabupaten Serang dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini dimaksudkan guna memahami secara mendalam peran komunitas KeMANGTEER dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi guna mengembangkan kesadaran dan praktik kewargaan ekologis melalui kegiatan penanaman mangrove serta pemberdayaan masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas penanaman mangrove yang dilakukan komunitas KeMANGTEER tidak hanya berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim dan perlindungan ekosistem pesisir, tetapi juga menjadi media edukasi lingkungan bagi masyarakat. Selain itu, pemanfaatan mangrove sebagai ekowisata dan pengolahan produk berbasis mangrove memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar, sehingga mendorong partisipasi aktif dan keberlanjutan program. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik ecological citizenship dalam komunitas KeMANGTEER tercermin melalui keterlibatan kolektif, tanggung jawab terhadap lingkungan, serta inovasi dalam pemberdayaan ekonomi lokal.

References

Ainurrohmah, Silfia dan Sudarti. (2022). Analisis Perubahan Iklim dan Global Warming yang Terjadi sebagai Fase Kritis. Jurnal Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Fisika Terapan. Vol 8 (1), 2022; ISSN: 2549-7162 Hal. 1-10

Aulia, S.A, dkk. (2018). PPKn dan etika lingkungan hidup di sekolah adiwiyata. Prosiding Seminar Nasional “Pengembangan Profesionalisme Dosen dan Guru Indonesia”, 2, 82-88.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative Inquiry and Research Design:

Choosing Among Five Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Daaris, Yuli Yanti, and Marwah Marwah. 2024. “Sinergi Kebijakan Publik Dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Dalam Pembangunan Berkelanjutan Di Wilayah Pesisir Kabupaten Bima.” Jurnal Ilmu Administrasi Negara 21 (2): 14–28.

Dobson, A. (2003). Citizenship and the Environment. Oxford University Press.

Fatikhah, Haristya Indah Nur dan Rejekiningsih, Triana. (2024). Penguatan Ecological Citizenship Sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Peduli Lingkungan Melalui Komunitas Solo Bersih. Jurnal Global Citizen, Jurnal ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan JGCXIII (2) (2024)

IPCC. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Accessed on https://www.ipcc.ch/report/ar6/wg2/chapter/technical-summary

IPCC. (2022). Chapter 3 – Oceans and Coastal Ecosystems and their Services.

Kedia, B., and Kuntz, E. (1981). “The Context of Social Performance An Empirical Study Of Texas Banks.” In Research in Corporate Social Performance and Policy. Greenwich, CT: JAI Press

Mariyani. (2017). ‘Strategi Pembentukan Kewarganegaraan Ekologis’. Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan III. Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, 11 November 2017

Narang, Agustin Teras, and Daniel Pradina Oktavian. (2022). “Partisipasi Masyarakat Dalam Program Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Menurut Perspektif ISO 26000”. Jurnal Hukum To-Ra: Hukum Untuk Mengatur Dan Melindungi Masyarakat 8 (3): 374– 86

Nugroho, Dedy Ari. (2017). "Strategi Pemerintah Daerah Dalam Upaya Penguatan Ecological Citizenship Pada Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Di Kabupaten Sukoharjo”, vol 12 : hal 663-624.

Ratnasari, Fitri. (2023). Pengembangan Edu-Ekowisata Hutan Mangrove Jembatan Pelangi Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Provinsi Banten. Skripsi Universitas Pendidikan Indonesia.

Rodli & Khoirunnida, Yuli. (2017). Pembelajaran pendidikan kewarganegaraan berbasis ecoliteracy: upaya rekonstruksi kewarganegaraan ekologis. Hasil Prosiding Seminar Nasional Aktualisasi Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar melalui Gerakan Literasi Sekolah untuk Menyiapkan Generasi Unggul dan Berbudi Pekerti, 114-122.

Saepudin, dkk. (2025). Pemberdayaan Anggota Kelompok Tani Hutan Mangrove Segara Biru Desa Lontar Tirtayasa Pada Pelatihan Pengolahan Buah Mangrove Menjadi Kopi Mangrove. Jurnal ABDIMAS Bina Bangsa Vol. 6 No 1 Tahun 2025

Sagala, P. M., Bhomia, R. K., & Murdiyarso, D. (2024). “Assessment of coastal vulnerability to support mangrove restoration in the northern coast of Java, Indonesia.” Regional Studies in Marine Science, 70, 103383.

Tripayana, dkk. (2024). Ecological Citizenship: Pelestarian Lingkungan Masyarakat Adat Berbasis Kearifan Lokal. Journal of Social Science and Education Volume 05 Issue 01 (2024) Pages 79 – 89

Wahidin, Darto dan Lathifah Sandra Devi. (2024). Penguatan Kepedulian Lingkungan Sekolah Melalui Kegiatan Ecological Citizenship. Jurnal Pengabdian Sosial Volume 1, No. 10, Tahun 2024

Widyarti, dkk. (2026). Aktualisasi Ecological Citizenship pada Generasi Muda Melalui Program Climate Warrior. JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Healt Vol. 5 No. 2 September 2026

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Penguatan Ecological Citizenship Berbasis Komunitas dalam Mengatasi Perubahan Iklim di Kabupaten Serang Banten. (2026). Proceedings Conference Sinesia, 2(2), 970-984. https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i2.259

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.