Analisis Kesejahteraan Psikologis Remaja Akibat Fatherless
DOI:
https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.220Keywords:
fatherless, remaja, psikologis perkembanganAbstract
Fenomena fatherless menjadi isu yang semakin mendapat perhatian dalam kajian psikologi perkembangan karena berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis remaja. Fatherless tidak hanya merujuk pada ketidakhadiran ayah secara fisik, tetapi juga mencakup kurangnya keterlibatan emosional, perhatian, dan peran pengasuhan. Kondisi ini dapat berdampak pada pembentukan identitas diri, kemampuan regulasi emosi, kepercayaan diri, serta kualitas hubungan sosial remaja. Selain itu, remaja risiko kehilangan figur panutan, rasa aman, dan dukungan emosional dalam menghadapi tugas perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan psikologis remaja akibat fatherless. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa artikel jurnal ilmiah, buku, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dan dipublikasikan dalam waktu lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan cara menelaah, mengkaji, serta membandingkan berbagai temuan penelitian yang berkaitan dengan fenomena fatherless dan kesejahteraan psikologis remaja secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kondisi fatherless dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis remaja, di antaranya kesulitan dalam membuka diri, kesulitan mengelola emosi, munculnya perasaan tidak aman, menurunnya motivasi dan prestasi akademik, serta hambatan dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat. Oleh karena itu, dukungan emosional dari keluarga dan lingkungan sosial menjadi faktor penting dalam membantu remaja fatherless mengembangkan keseimbangan emosi, membangun konsep diri yang positif, serta meningkatkan resiliensi dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan psikologis.
References
Ahmad, A., Wibowo, D. E., & Hamid, A. F. A. (2025). Dampak Ketidakhadiran Ayah terhadap Perkembangan Kepribadian dan Kesejahteraan Emosional Anak: Tinjauan Literatur Sistematis. Tarbiyah Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(4), 210–225. https://litera-academica.com/ojs/tarbiyah/
Anas, F., Daud, M., & Zainuddin, K. (2024). Hubungan Fatherless Dan Kenakalan
Remaja Pada Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum Di Makassar. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 3(2), 388–395. https://doi.org/10.2307/2320488
Arbiyana, T., & Kholil, S. (2024). Dinamika Fatherless terhadap Pengembangan Diri Remaja Perempuan di MAN 2 Model Medan. Psyche 165 Journal, 17(3), 287–294. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i3.437
Bowlby, J. (1969). Attachment and loss (No. 79). Random House.
Erikson, E. H. (2015). Identity and the life cycle . WW Norton & company.
Fajarrini, A., & Umam, A. N. (2023). Dampak Fatherless Terhadap Karakter Anak dalam Pandangan Islam. ABATA Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 20–28. https://doi.org/http://dx.doi.org/ 10.32665/abata.v2i1.1425
Hanifah, G., Reva Dhea, G. M., Syakira Khalda, B., Darojatul Ulya, A., Nurrobi Aditya, N., & Hamidah, S. (2024). Analisis Dampak Fatherless terhadap Kondisi Sosioemosional Remaja. Jurnal Psikoedukasi Dan Konseling, 8(1). https://doi.org/10.20961/jpk.v8i1.86944
Hikmah, N., & Selian, S. N. (2025). Dampak Fatherless Pada Emosi Remaja. Wacana
Psikokultural: Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(1), 53–62. https://doi.org/10.24246/jwp.v3i1.18484
Nabila, B. R. A., Nurfallah, R., Saragih, S. A., Damayanti, S., & Ramanda, P. (2025). DINAMIKA STRUGGLE ANAK PEREMPUAN FATHERLESS. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD FKIP UNIVERSITAS MANDIRI, 11, 426–434.
Nindhita, V., & Arisetya Pringgadani, E. (2023). Fenomena Fatherless dari Sudut
Pandang Wellbeing Remaja (Sebuah Studi Fenomenologi). Cakrawala - Jurnal
Humaniora Bina Sarana Informatika, 23(2), 46–51. https://doi.org/10.31294/jc.v23i2.16983
Nurmalasari, F., Fitrayani, N., Paramitha, W. D., & Azzahra, F. (2024). Dampak Ketiadaan Peran Ayah (Fatherless) terhadap Pencapaian Akademik Remaja:
Kajian Sistematik. Jurnal Psikologi, 1(4), 14. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2567
Putri, T. T. A., Novrianti, R. D. P., Yulfienti, E., Marwazi, M., & Maribeth, A. L.
(2025). DAMPAK FATHERLESS TERHADAP PERKEMBANGAN PADA
REMAJA. Nusantara Hasana Journal, 5(2), 684–702.
Rayhan, A., & Pramesty, W. A. (2023). IMPLEMENTASI TERHADAP MINAMATA CONVENTION ON MERCURY DI INDONESIA (Studi Kasus Mengenai
Pencemaran Merkuri Dan Arsen Di Teluk Buyat). Tirtayasa Journal of International Law, 2(1), 55. https://doi.org/10.51825/tjil.v2i1.19111
Rayhan, A., Widjaya, R., & Lita, T. (2023). Partisipasi NGO Pandawara Group Dalam Mengelola Lingkungan Di Pantai Teluk Labuan Sebagai Upaya Mewujudkan Welfare State. Proceeding: 5TH NATIONAL CONFERENCE on
Law Studies , 5(1), 31–54.
Ryff, C. D. (1995). Psychological well-being in adult life . Current directions in psychological science, 4(4), 99-104.
Sona, D., & Wiyatfi Linsiya, R. (2025). Fenomena Fatherless dari Prespektif Gender dalam Melihat Dampak pada Relasi Interpersonal. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Borneo, 7(1), 60–66. https://doi.org/10.35334/jbkb.v7i1.257
Utami, N. D., Rakhmat, C., & Zulkarnaen, R. H. (2023). The Impact of Fatherlessness on Children ’ s Ability to Control Their Emotions. Jurnal Pendidikan Amartha, 2(2), 96–111.
Vatarisa, D., & Selian, S. N. (2025). Trust Issue Pada Anak Perempuan yang Tumbuh
dalam Kondisi Fatherless. HARAPAN Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Psikologi, 2(2), 67–74. https://doi.org/10.70115/harapan.v2i2.345
Wuda, R. W. S., Sandri, R., & Supraba, D. (2023). Perilaku agresi pada remaja ditinjau dari fatherless (father absence). Seminar Nasional Sistem Informasi, September, 4215–4224.
Zulkarnaini, F., & Nio, S. R. (2023). Hubungan Fatherless Terhadap Kenakalan Remaja Pada Siswa SMA X. CAUSALITA: Journal Of Psychology, 1(2), 18–25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anim Mila, Zidti Alayyarohmah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
