Upaya Preventif dalam Trauma Psikologis pada Korban Kekerasan Relasi Pasangan
DOI:
https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.239Keywords:
kekerasan dalam relasi pasangan, trauma psikologis, upaya preventif, regulasi emosi, resiliensiAbstract
Kekerasan dalam relasi pasangan yang belum menikah merupakan masalah yang semakin meningkat dan berdampak serius pada kesehatan mental remaja dan dewasa muda, karena sering tersamarkan sebagai bentuk kasih sayang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kekerasan, faktor penyebab, dampak psikologis, serta upaya preventif dalam mengatasi trauma psikologis pada korban. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap 25 artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan mencakup aspek psikologis, fisik, seksual, dan ekonomi, dengan kekerasan psikologis sebagai bentuk yang paling dominan. Faktor penyebab melibatkan interaksi antara faktor internal, seperti rendahnya harga diri dan ketergantungan emosional, serta faktor eksternal seperti budaya patriarki dan norma sosial yang permisif. Dampaknya meliputi gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan, dan PTSD, serta perubahan neurobiologis akibat stres traumatis. Upaya preventif meliputi edukasi relasi sehat, deteksi dini perilaku abusif, serta intervensi psikologis dan dukungan sosial. Selain itu, resiliensi dan regulasi emosi berperan sebagai faktor protektif dalam proses pemulihan korban. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan preventif yang holistik dalam penanganan trauma psikologis. Dengan demikian, upaya preventif dan holistik penting untuk mengurangi trauma psikologis pada korban kekerasan dalam relasi pasangan.
References
Ainun, N. (2024). Persepsi terhadap Kekerasan dalam Pacaran pada Mahasiswa. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/100676
Bremner, J. D. (2006). Traumatic stress: Effects on the brain. Dialogues in Clinical Neuroscience, 8(4), 445–461. https://doi.org/10.31887/dcns.2006.8.4/jbremner
Hali, G. R. T., & Lebuan, A. (2024). Gambaran Pasca Trauma terhadap Perempuan yang Mengalami Kekerasan dalam Pacaran. Journal of Nursing Education and Practice, 3(3), 83–90. https://doi.org/10.53801/jnep.v3i3.201
Harmadi, M., & Diana, R. (2020). Tinjauan Psiko-Teologi Terhadap Fenomena Kekerasan Dalam Pacaran Pada Remaja. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 92. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.225
Khaninah, A. N., & Widjanarko, M. (2017). Perilaku Agresif Yang Dialami Korban Kekerasan Dalam Pacaran. Jurnal Psikologi Undip, 15(2), 151. https://doi.org/10.14710/jpu.15.2.151-160
Khotimah, H., Yerlinda C. Mage, M., & Ch. Berek, N. (2023). Analisis Dinamika Psikologis Korban Kekerasan Dalam Pacaran Dari Perspektif Teori Konflik Galtung. Wacana Psikokultural, 1(01), 21–33. https://doi.org/10.24246/jwp.v1i01.9792
Knopf, A. (2022). Preventing teen dating violence. The Brown University Child and Adolescent Behavior Letter, 38(2), 5–6. https://doi.org/10.1002/cbl.30606
Komnas Perempuan. (2023). Laporan Tahunan Hasil Kerja 2023: Menyiapkan Langkah Kedepan. https://komnasperempuan.go.id/laporan-kelembagaan-detail/laporan-tahunan-hasil-kerja-komnas-perempuan-tahun-2023-menyiapkan-langkah-ke-depan.com
Liliana, B., Ahlam Gizela, B., Astuti, I., Studi Kedokteran, P., Kedokteran, F., Masyarakat, K., Keperawatan, D., Gadjah Mada, U., & Farmakologi dan Terapi, D. (2024). Pola Luka Dan Trauma Psikologis Pada Pasien Kekerasan Dalam Rumah Tangga: Tinjauan Literatur Sistematis Patterns of Injuries and Psychological Trauma in Domestic Violence Patients: a Systematic Literature Review. Journal of Indonesian Forensic and Legal Medicine, 5(1), 421–436. https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jfmi/article/view/4817
Mechanic, M. B., Weaver, T. L., & Resick, P. A. (2008). Mental Health Consequences of Intimate Partner Abuse. Violence Against Women, 14(6), 634–654. https://doi.org/10.1177/1077801208319283
Nurhaniyah, A. (2016). Sikap Terhadap Kekerasan Dalam Berpacaran Pada Mahasiswa. 1–106. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32362
Plichta, S. B. (2004). Intimate partner violence and physical health consequences: Policy and practice implications. Journal of Interpersonal Violence, 19(11), 1296–1323. https://doi.org/10.1177/0886260504269685
Qonitah, A., Salsabilla, S. A., Marpaung, P., Mulyana, D. A., & Safitri, M. D. D. (2024). Kekerasan dalam hubungan pacaran: Studi fenomenologi pengalaman individu dalam toxic relationship. Comdent: Communication Student Journal, 1(2), 436–451. https://doi.org/10.24198/comdent.v1i2.51703
Rakovec-Felser, Z. (2014). Domestic violence and abuse in intimate relationship from public health perspective. Health Psychology Research, 2(3), 1. https://doi.org/10.4081/hpr.2014.1821
Rezalia, N., Fatmariza, Isnarmi, & Irwan. (2023). DAMPAK KEKERASAN DALAM PACARAN TERHADAP PEREMPUAN (STUDI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI PADANG). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/Triwikrama
Rohmatus Sholikhah, A. M. M. F. (2020). “ ATAS NAMA CINTA , KU RELA TERLUKA ”, Fenomenologi, Studi Kekerasan, Korban Pacaran, Dalam Sholikhah, Rohmatus Masykur, Achmad Mujab. Jurnal Empati, 8(Nomor 4), 52–62. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/23555
Shorey, R. C., Cornelius, T. L., & Bell, K. M. (2008). Behavioral Theory and Dating Violence : A Framework for Prevention Programming. 1(4), 1–13. https://www.researchgate.net/publication/275724150_Behavioral_Theory_and_Dating_Violence_A_Framework_for_Prevention_Programming
Sprague, S., & Olff, M. (2014). Intimate partner violence and mental health. European Journal of Psychotraumatology, 5, 4–5. https://doi.org/10.3402/ejpt.v5.25580
Stockman, J. K., & Campbell, J. C. (2013). Health Resources among Ethnically Diverse Black Women. 52(4). https://doi.org/10.1080/00981389.2012.745461.Intimate
Sulistianto, A. P. (2021). DINAMIKA PSIKOLOGIS PADA KORBAN KEKERASAN DALAM PACARAN. Dinamika Psikologis Pada Korban Kekerasan Dalam Pacaran, 1, 117–130. https://prosiding.iainponorogo.ac.id/index.php/ficosis/article/view/72
Susanti, H., Dharmawan, M., Adhyatma, R., Psikologi, F., Katolik, U., & Mandala, W. (2023). Gambaran resiliensi perempuan penyintas kekerasan saat pacaran. 6, 30–48. https://journal-psikologi.hangtuah.ac.id/
Tantomo, E. Y., & Zamralita. (2024). Peran Strategi Regulasi Emosi Kognitif terhadap Gejala PTSD Korban Kekerasan dalam Pacaran. Psyche 165 Journal, 17(2), 95–101. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i2.358
Taylor, J. L. (2017). What Works. Journal of Intellectual Disabilities and Offending Behaviour, 8(3), 101–103. https://doi.org/10.1108/JIDOB-09-2017-0021
Tisyara, M. K. A., & Valentina, T. D. (2024). Kekerasan dalam Pacaran yang Dialami oleh Perempuan : Sebuah Kajian Literatur. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 5(1), 65. https://doi.org/10.24014/pib.v5i1.25696
Vinna Ramadhany, Medellu, G. I. R., & Kusumawardhani, S. J. (2024). Peran Regulasi Emosi dalam Perilaku Mencari Bantuan pada Korban Kekerasan dalam Pacaran. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi: JPPP, 13(2), 148–154. https://doi.org/10.21009/jppp.132.08
Wolfe, D. A., Scott, K., Reitzel-jaffe, D., & Wekerle, C. (2001). Development and Validation of the Conflict in Adolescent Dating Relationships Inventory. 13(2), 277–293. https://doi.org/10.1037//1040-3590.13.2.277
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sherly Mustika Ardiani, Yulia Dwi Murti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
