Peran Terapi Naratif dalam Mengatasi Quarter-Life Crisis pada Mahasiswa Generasi Z: Studi Pustaka
DOI:
https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i1.225Keywords:
Kecemasan Masa Depan, , Quarter-Life Crisis, Naratif TerapiAbstract
Kompleksitas kehidupan berpengaruh dengan keadaan psikis mahasiswa Generasi Z, terutama mengenai quarter-life crisis dan kecemasan masa depan. Faktor desakan dari eksternal maupun internal mampu berdampak pada narasi negatif dan kegagalan individu. Hal tersebut didukung oleh keberadaan literatur yang mengemukakan Generasi Z mengalami kecemasan terkait masa depan, ketidaksesuaian antara harapan dan tuntutan tanggung jawab pada masa dewasa awal, yang belum mampu dikelola secara optimal oleh individu. Fenomena tersebut tidak sesuai dengan poin SDGs mengenai kehidupan sehat dan sejahtera. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi naratif dalam mengatasi permasalahan quarter-life crisis pada mahasiswa Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka yang berasal dari artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian yang sesuai dengan topik kecemasan, quarter-life crisis, serta intervensi atau pelaksanaan terapi naratif. Hasil analisis literatur mengemukakan bahwa terapi naratif merupakan cara yang efektif dalam mengeksplorasi, merefleksikan, dan merekonstruksi kembali kisah hidup individu secara lebih adaptif. Terapi naratif memiliki teknik Dekonstruksi dan eksternalisasi, penulisan ulang, dan pencarian hasil yang unik. Maka dari itu penerapan konseling naratif mampu diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
References
Abbasi, A., Khorrami, M., & Kaviyani, F. (2020). The effectiveness of narrative therapy on anxiety and tolerance of people with generalized anxiety disorder. In 4th international conference on humanities, Social Sciences and Lifestyle
Afnan, A., Fauzia, R., & Tanau, M. U. (2020). Hubungan efikasi diri dengan stress pada mahasiswa yang berada dalam fase quarter life crisis. Jurnal Kognisia, 3(1), 23-29.
Alfasya, A. N., & Yuwanto, L. (2026). Resilience of Madurese Generation Z Migrants in Turkey: The Internalization of the “Asapok Angin and Abhental Ombhe” Philosophies and Religiosity in Addressing Socio-Cultural Adaptation Challenges. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 9(1), 1222-1237.
Arnett, J. J. (2023). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties. Oxford University Press.
Arnett, J. J. (2023). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties. Oxford University Press.
Arnett, J. J., & Mitra, D. (2025). COVID-19 and Americans’ mental health: A persistent crisis, especially for emerging adults 18 to 29. Journal of Adult Development, 32(4), 335-347.
Aslamiyah, F., Santi, D. E., & Ananta, A. (2024). Kecemasan sosial dewasa awal: Adakah peran kecenderungan kecanduan media sosial dan body dissatisfaction?. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(1).
Corey, G. (2023). Theory & practice of group counseling. Cengage.
Dina, N. A., Harun, B., Abdullah, R., & Mahmud, Y. (2025). Implementasi Terapi Naratif untuk Mengurangi Perasaan Tidak Berharga pada Klien Harga Diri Rendah di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Madising na Maupe, 3(2), 251-256
Gauch, M., Köb, A. L., Tanase, J., Feldmann, J., Jochmann, J., Geschke, K., ... & Corsten, S. (2026). ‘I Am No Longer Anxious When I Speak’: Experiences of People with Primary Progressive Aphasia Taking Part in a Biographic-Narrative Therapy (Cope PPA). Brain Sciences, 16(2), 233
Karibwende, F., Niyonsenga, J., Biracyaza, E., Nyirinkwaya, S., Hitayezu, I., Sebatukura, G. S., & Mutabaruka, J. (2023). Efficacy of narrative therapy for orphan and abandoned children with anxiety and attention deficit and hyperactivity disorders in Rwanda: A randomized controlled trial. Journal of Behavior Therapy and Experimental Psychiatry, 78, 101802.
Karpika, P., & Wayan Widiyani Segel, N. (2021). Quarter life crisis terhadap mahasiswa studi kasus di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal Widyadari, 22(2), 513–527.
Karpika, P., & Wayan Widiyani Segel, N. (2021). Quarter life crisis terhadap mahasiswa studi kasus di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal Widyadari, 22(2), 513–527.
Komalasari, S., Hermina, C., Muhaimin, A., Alarabi, M. A., Apriliadi, M. R., Rabbani, N. P. R., & Mokodompit, N. J. D. (2022). Prinsip character of a leader pada generasi Z. Philanthropy: Journal of Psychology, 6(1), 77-91.
Kurniawan, Y. W., Rizky, R. C., & Suskarwati, S. U. (2026). Representasi Identitas dan Transformasi Diri Raisa Andriana dalam Lirik Lagu “The Girl That I Used to Be” melalui Analisis Hermeneutika Schleiermacher. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 108-127.
Kusuma, A., & Putut, A. (2026). The Emotional Maturity and Career Decision-Making with Quarter-Life Crisis Among Sumba Students. Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi, 6(1), 23–38. https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v6i1.8731
Kusuma, A., & Putut, A. (2026). The Emotional Maturity and Career Decision-Making with Quarter-Life Crisis Among Sumba Students. Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi, 6(1), 23–38. https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v6i1.8731
Morgan, A. (2000).What Is Narrative Therapy. Dulwich Center Publications: Australia.
Natasya, F. F., Puswati, D., Dyna, F., & Harahap, A. S. (2026). Gambaran Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1), 3333–3340. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6635
Permatasari, D. P., Windarwati, H. D., & Lestari, R. (2026). Effectiveness of Narrative Therapy in Addressing Psychological Challenges: A Systematic Review of Randomised Controlled Trials. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 11(1), 1-13.
Pigeon, S., Fernet, M., Brassard, A., & Langevin, R. (2025). Rebuilding what has been ruined: Navigating the impacts of child maltreatment for romantic relationships and friendships in emerging adulthood. Child Abuse & Neglect, 165, 107478.
Puspita, K., Manurung, H. R., Kamila, N., Lubis, A. A., Sigalingging, A., Siagian, C., & Aunala, A. (2026, January). Analisis Skrining Gangguan Kesehatan Mental pada Masa Prakonsepsi dengan Self-Report Questionnaire-20 (SRQ-20) di Puskesmas Kampus Kota Palembang Tahun 2025. In Prosiding Forum Ilmiah dan Diskusi Mahasiwa (Vol. 7, No. 2026, pp. 644-648).
Rahma, A., & Sari, N. P. (2026). Pengaruh Gaya Hidup Hedonisme terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa: Literature Review. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 3(1), 265-273.
Ramadhon, H. W. A., & Hapsari, R. (2023). Self Disclosure Remaja Menghadapi Quarter Life Crisis Kepada Orang Tua Dalam Menentukan Karir. BroadComm, 5(2), 25-39.
Ridwan, A. D., Sudaryat, M. R., Parhan, M., Al Rasyid, S. H., & Aulia, S. M. N. (2026). Implikasi Pedagogis Pragmatisme Religius dan Eksistensialisme Digital: Studi Fenomenologis Narasi #KaburAjaDulu pada Anak Muda Muslim. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 8(1), 166–178. https://doi.org/10.61227/arji.v8i1.685
Rofiq, A. A., & Atmagistri, Z. I. (2025). Efektitas Konseling Islam Melalui Terapi Syukur Untuk Mengatasi Quarter Life Crisis Pada Orang Dewasa Awal Di Surabaya. HELPER: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 42(1), 1-15.
Sari, S. W. K., & Purwandari, E. (2025). Quarter-life Crisis: Spiritual Well-being as a Mediator in the Relationship Between Emotion Regulation, Social Support, Religious Activities, and Quality of Life. The Open Psychology Journal, 18(1).
Setyanto, A. T. (2023). Deteksi dini prevalensi gangguan kesehatan mental mahasiswa di Perguruan Tinggi. Wacana, 15(1), 66-78.
Subowo, A. T. (2021). Membangun Spiritualitas Digital Bagi Generasi Z. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 5(2), 379-395.
Swasti, I. K. (2024). Narrative Therapy to Treat a College Student’s Depression: A Case Report. INSAN: Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 9(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aulia Saraswati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
