Analisa Kebutuhan Rak Penyimpanan Berkas Rekam Medis Inaktif di Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta

Authors

  • Andini Prasetyawati Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia Author https://orcid.org/0009-0000-5734-1373
  • Adinda Almira Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Laras Ardian Inohasna Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Nadya Yunianti Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Dwi Kusuma Astuti Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Marko Ferdian Salim Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Arily De Rani Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta, Indonesia Author
  • Friska Miftachul Janah Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta, Indonesia Author
  • Natalia Christianingsih Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i2.260

Keywords:

Rak, Penyimpanan, Berkas Rekam Medis, Retensi, Inaktif

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit Pratama sebagai fasilitas pelayanan kesehatan wajib menyediakan fasilitas penyelenggaraan rekam medis, termasuk rak dan ruang penyimpanan. Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta berdiri sejak 2016 sehingga telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan retensi berkas rekam medis, khususnya berkas tahun 2016–2017. Tujuan: Mengetahui dan menghitung kebutuhan rak dan ruang penyimpanan berkas rekam medis inaktif rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada 2023 di RS Pratama Kota Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif untuk menentukan kapasitas dan kebutuhan rak penyimpanan berkas rekam medis inaktif. Hasil: Jumlah berkas rekam medis inaktif tahun 2016–2017 sebanyak 6.356 berkas, terdiri atas 953 berkas rawat inap dan 5.403 berkas rawat jalan. Rata-rata ketebalan berkas masing-masing sebesar 1,1 cm dan 0,7 cm. Hasil perhitungan menunjukkan kebutuhan 12 rak dengan empat shaft atau 10 rak dengan lima shaft. Kesimpulan: Alternatif penggunaan 10 rak dengan lima shaft dinilai lebih efektif dan efisien dalam pemanfaatan ruang penyimpanan berkas rekam medis inaktif.

Author Biographies

  • Andini Prasetyawati, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

    Departemen Layanan Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada 

  • Adinda Almira, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

    Departemen Layanan Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada 

  • Laras Ardian Inohasna, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

    Departemen Layanan Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada 

  • Nadya Yunianti, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

    Departemen Layanan Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada 

  • Dwi Kusuma Astuti, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

    Departemen Layanan Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada 

  • Marko Ferdian Salim, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

    Departemen Layanan Informasi Kesehatan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada 

  • Arily De Rani, Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta, Indonesia

    Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta, Indonesia

  • Friska Miftachul Janah, Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta, Indonesia

    Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta

  • Natalia Christianingsih, Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta, Indonesia

    Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta

References

Devi Apriliani, E., Muflihatin, I., Muna, N., Kesehatan, J., & Negeri Jember, P. (2020). Analisis Pelaksanaan Retensi dan Pemusnahan Berkas Rekam Medis di Rumkital dr Ramelan Surabaya. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 564–574. https://doi.org/10.25047/J-REMI.V1I4.2012

Dewi, W. S., & Muthmainah, S. (2020). Rancangan Kebutuhan Rak dan Luas Ruangan Penyimpanan Rekam Medis di Rumah Sakit Putri Hijau. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 5(1), 53–61. https://doi.org/10.52943/JIPIKI.V5I1.350

Haryanti, S., Surtikanti, R., Haryanti, S., & Surtikanti, R. (2023). Penyusutan Arsip Rekam Medis Di Rumah Sakit: Studi Kasus Rumah Sakit Vertikal Kemenkes. Jurnal Vokasi Indonesia, 10(2), 2. https://doi.org/10.7454/jvi.v10i2.1016

Hilmansyah, R. (2021). Analisis Penyebab Tidak Terlaksananya Retensi dan Pemusnahan Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Natuna. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis Dan Informatika Kesehatan, 11(1), 1–7. https://doi.org/10.47701/INFOKES.V11I1.1039

KARS. (2012). Instrumen Akreditasi Rumah Sakit Standar Akreditasi.

Masenya, T. M. (2024). Digital preservation and management of medical records: Towards modernizing South African medical record libraries in the technology-driven era. In Inclusivity and Accessibility in Digital Health (pp. 62–77). IGI Global. https://doi.org/10.4018/979-8-3693-1463-0.ch005

Peraturan Menteri Kesehatan RI No 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis, 151 Kemenkes 1 (2022).

Putri, N., & Sari, I. (2021). Tinjauan Pelaksanaan Penyusutan Berkas Rekam Medis Inaktif di Santosa Hospital Bandung Kopo. Akrab Juara : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 6(5), 158–163. https://www.akrabjuara.com/index.php/akrabjuara/article/view/1695

Ritonga, Z. A., Faradila, ; 2, & Sari, M. (2019). Tinjauan Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 4(2), 637–647. https://doi.org/10.52943/JIPIKI.V4I2.87

Schaffner, E. (2024). Medical reporting obligations and reporting rights[Ärztliche Meldepflichten und Melderechte]. Therapeutische Umschau. Revue Therapeutique, 81(6), 207–213. https://doi.org/10.23785/TU.2024.06.005

Sharon, L. G., & Santosa, S. B. (2017). Analisis pengaruh kualitas layanan, fasilitas, citra rumah sakit, kepuasan pasien dalam rangka meningkatkan loyalitas pasien (Studi pada pasien rawat inap RSUD Tugurejo Semarang.

Sugiyono;, Prof. DR. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. //digilib.unigres.ac.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D43

Wasiyah, Sari, T. P., & Kusuma, I. B. (2021). Gambaran Pelaksanaan Penyusutan Dan Pemusnahan Berkas Rekam Medis Inaktif Di Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu Tahun 2020. Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal), 1(2), 183–199. https://doi.org/10.25311/JRM.VOL1.ISS2.405

Wiguna, A. S., & Safitri, D. R. (2019). Tinjauan Sistem Penyimpanan Dokumen Rekam Medis dI RSU Sinar Husni Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 4(2), 648–654. https://doi.org/10.52943/JIPIKI.V4I2.88

Winda Agustin, D., Adi Wijayanti, R., Nur Permana, G., Rekam Medik, P., Kesehatan, J., Negeri Jember, P., & Sakit Husada Utama, R. (2020). Identifikasi Faktor Penyebab Ketidaksesuaian Pelaksanaan Retensi Dokumen Rekam Medik Inaktif di RS Husada Utama Kota Surabaya. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 2(1), 57–63. https://doi.org/10.25047/J-REMI.V2I1.2156

Yunita, A., Irawan, Y., Studi DIII Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru, P., & artikel, H. (2022). Upaya Instalasi Rekam Medis Dalam Menjaga Keamanan Rekam Medis Di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center. Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal), 2(2), 168–182. https://doi.org/10.25311/JRM.VOL2.ISS2.403

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Analisa Kebutuhan Rak Penyimpanan Berkas Rekam Medis Inaktif di Rumah Sakit Pratama Kota Yogyakarta. (2026). Proceedings Conference Sinesia, 2(2), 985-996. https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v2i2.260

Similar Articles

1-10 of 21

You may also start an advanced similarity search for this article.