Peran Sanggar Wayang Kulit Jawatimuran Candrasiswa dalam Regenerasi Anak untuk Percepatan SDGs Indonesia Emas 2045
DOI:
https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.115Keywords:
Wayang Kulit Jawatimuran, Sanggar Seni, Regenerasi Anak , Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Indonesia Emas 2045Abstract
Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia menemukan tantangan besar untuk menghasilkan generasi penerus yang kompeten. Seni pedalangan gaya Jawatimuran memiliki peranan penting dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya yang relevan dengan tuntutan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menelusuri bagaimana seni wayang kulit gaya Jawatimuran berfungsi sebagai media pendidikan karakter anak usia sekolah serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menuju Indonesia Emas 2045. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka, observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap dalang, pengelola sanggar, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanggar wayang kulit Jawatimuran menjadi wadah pembelajaran yang menumbuhkan nilai-nilai moral, sosial, dan budaya melalui proses pelatihan yang disesuaikan dengan karakter anak. Anak-anak yang mengikuti kegiatan belajar mendalang menunjukkan peningkatan kedisiplinan, empati, dan kesadaran etika yang lebih baik. Faktor bakat dan keturunan jiwa seni dapat mempercepat penguasaan teknik dasar, tetapi keberhasilan belajar tetap dipengaruhi oleh kemampuan kognitif dan metode pengajaran yang tepat. Pelatihan intensif sanggar seni tidak hanya berorientasi pada ketrampilan teknik, tetapi juga turut menanamkan nilai kearifan lokal yang memperkuat karakter dan kesadaran sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa seni pedalangan gaya Jawatimuran tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan seni, tetapi juga sebagai sarana efektif dalam pembentukan karakter dan regenerasi sumber daya manusia yang berbudaya, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
References
Akrim, A. (2025). What is the Strategy for Achieving the 7 (Seven) Great Habits of Indonesian Children Program towards a Golden Indonesia 2045? Journal of Posthumanism. https://doi.org/10.63332/joph.v5i2.413
Anggraeni, R., & Wibowo, E. Y. (2025). Langgam Bayang, Sabda Kelir: Peran dan Kontribusi Ki Narto Sabdo dalam Pelestarian Wayang Kulit di Semarang (1945-1985). Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i1.4387
Arjun, N., Nafiah, Akhwani, & Sunanto. (2024). IMPLEMENTASI MEDIA WAYANG UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER NASIONALIS SISWA KELAS III SDN SAWUNGGALING VII SURABAYA. 5(2).
Aswat, I. (2025). The Critical Role of Tax Literacy Among Generation Z in Supporting the Indonesia Emas 2045 Vision. Jurnal Sosial Teknologi. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i7.32315
Chapman, S., & O’Gorman, L. (2022). Transforming Learning Environments in Early Childhood Contexts Through the Arts: Responding to the United Nations Sustainable Development Goals. International Journal of Early Childhood, 54, 33–50. https://doi.org/10.1007/s13158-022-00320-3
Dendi, P. (2017). Wayang Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Karakter. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PGRI.
Febrianti, I., Qurrotu, S., Farradhillah, A., & Mariyam, S. (1907). Analisis Pengembangan Kebudayaan Lokal Kebumen dalam Membangun Pendidikan Karakter Siswa di SDN 1 Selogiri. 780–792.
Fibiona, I., Ariwibowo, G. A., Sumarno, Mumfangati, T., Nurwanti, Y. H., & Dwinanto, A. (2024). HERITAGE IN MOTION: SAFEGUARDING THE CULTURAL LEGACY OF WAYANG KULIT KEDU, INDONESIA. Trames. Journal of the Humanities and Social Sciences. https://doi.org/10.3176/tr.2024.2.06
Firman, A., Nasri, M. H., Negara, I. A., & Padang, U. N. (2024). Efektivitas Budaya Wayang Kulit dalam Penyebaran Agama Islam di Nusantara oleh Wali Songo.
Ginting, D., De Napoli Marpaung, F., Adelina, Y. S., Hassan, M., Sei, J., Serangan, B., Bingai, K., Stabat, K., & Langkat, K. (2025). Enhancing Language Literacy for the Children of Rejatengah Village to Achieve Indonesia’s Golden Generation in 2045. Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat. https://doi.org/10.62383/harmoni.v2i1.1120
Hartono, Nuryani, W., & Kusumastuti, E. (2024). Javanese art conservation in Indonesia inheriting potentials of local wisdom through Wayang Wong Bocah. Research in Dance Education, 25, 234–249. https://doi.org/10.1080/14647893.2022.2062317
John, S. (2024). THE ROLE OF YOUTH IN ACHIEVING SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS: A COMPARATIVE ANALYSIS OF YOUTH IN INDIA AND INDONESIA. Airlangga Development Journal. https://doi.org/10.20473/adj.v8i2.66078
Junaidi, J., Raharjo, A. B., Sahid, N., Sukanadi, I., Wicaksana, D. K., Putu, N., & Purnamasari, L. (2024). Character Education Model in Wayang Kulit for Early Childhood. Harmonia: Journal of Arts Research and Education. https://doi.org/10.15294/harmonia.v24i2.9625
Meidianto, R. (2025). Deceleration of the Competitiveness of Indonesian Youth in Facing Development Challenges Towards a Golden Indonesia 2045. Journal Research of Social Science, Economics, and Management. https://doi.org/10.59141/jrssem.v4i10.828
Ngabiyanto, Munandar, M., Lestari, P., Rahman, Y. A., & Fauzi, A. S. (2025). Strengthening Village SDGs-Based Development Program Implementation in Blora to Support The 2045 Golden Indonesia Vision. Indonesian Journal of Devotion and Empowerment. https://doi.org/10.15294/ijde.v7i1.24181
Nugraheni, L. (2025). Pembentukan Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Media Wayang Beber. 11(2), 414–421.
Oktoviano, M., Bisnis, I., Jakarta, M. A., Suharyono, K., Hadiningrat, S., Asmi, M., & Jakarta, J. (2025). Efforts to Strengthen Digital Talent to Improve the Quality of Human Resources Towards A Golden Indonesia 2045. JIPOWER : Journal of Intellectual Power. https://doi.org/10.63786/jipower.v2i1.39
Pasaribu, M., Khairifa, F., Ali, R., Muis, A. A., & Ritonga, M. (2024). Youth Character Building Through Quality Education in Realizing Golden Indonesia 2045. Journal of Ecohumanism. https://doi.org/10.62754/joe.v3i4.3473
Permatasari, S. A., Trinugraha, Y. H., & Pudyastuti, S. (2023). Peran Sanggar Asto Kenyo Art dalam Pelestarian Wayang Kulit di Desa Kepuhsari. Jurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Dan Humaniora. https://doi.org/10.31604/jim.v7i2.2023.639-648
Rayhan, M., Abror, D., Sadewo, S. P., & Yasmin, S. I. (2024). Puppetry-Based Literacy as a Means of Early Childhood Character Education Literasi Berbasis Pewayangan sebagai Sarana Pendidikan Karakter Anak Usia Dini ( PAUD ). 3(2), 75–86.
Samadhinata, I. M. D. (2022). Efektifitas Sistem Pendidikan Dalam Mempengaruhi Terwujudnya Generasi Emas 2045. 2, 19–26.
Satoto, A. B., Widayat, A., & Hapsari, D. R. (2024). Character Education Values of Kresna Character in Wayang Kulit Performance Lakon Kresna Duta by Ki Sigit Manggolo Seputro. Mudra Jurnal Seni Budaya. https://doi.org/10.31091/mudra.v39i2.2195
Setiawan, E. (2020). Makna Nilai Filosofi Wayang Kulit Sebagai Media Dakwah. 18, 37–56. https://doi.org/10.35719/alhikmah.v18i1.21
Simanihuruk, H., Setiyawati, M. E., Masyhuri, Y. H., Khairunnisa, D., Aulia, R. F., Studi, P., Komunikasi, I., Sarjana, P., Sosial, F., Politik, I., Studi, P., Masyarakat, K., Sarjana, P., & Kesehatan, F. I. (2024). Fenomena Perkembangan Wayang Menuju Indonesia Emas 2045 di Museum Wayang Jakarta. 8(3), 196–209.
Siringo-Ringo, R., Siagian, A., & Wahyuni, N. (2022). The Resilient Tradition: Exploring the Cultural Significance of Javanese Wayang Kulit in Heritage Preservation. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora. https://doi.org/10.35335/jiph.v11i1.16
Suwondo, J. R. R. A. S. T. H. S. M. A. W. (2023). Regeneration Strategy of Indonesian Wayang Kulit Artisans. In Arts and Design Studies. https://doi.org/10.7176/ads/103-6
Syavitra, T. (2025). Economic Policy Transformation to Drive Sustainable Growth in the Golden Era of Indonesia 2045. Management Research Studies Journal. https://doi.org/10.56174/mrsj.v6i1.794
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ike Nur Kumalasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
