Evaluasi Program Percepatan Pencegahan Stunting di Kota Madiun Tahun 2022 dan 2023
DOI:
https://doi.org/10.69836/ncrcs-sinesia.v1i1.15Keywords:
Anak Usia 6-59 Bulan, Evaluasi Program Stunting, Ibu HamilAbstract
Peraturan Presiden 42 Tahun 2013 mengawali gerakan nasional percepatan gizi, khususnya pada 1000 hari pertama kehidupan. Selanjutnya, pada tahun 2018 di Kota Madiun diluncurkan program stunting yang menyasar ibu hamil dan anak usia 6-59 bulan yang berisiko mengalami stunting dan gizi buruk. Program ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk mempercepat penurunan angka stunting, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden 72 Tahun 2021. Meskipun Kota Madiun telah mengalami kemajuan dalam menurunkan angka stunting, namun permasalahan tersebut masih ada. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari studi dokumen dan wawancara langsung. Penelitian dilakukan pada bulan April-Juni 2024 terhadap 10 responden (pelaksana program dan masyarakat terkait). Menganalisis evaluasi program berdasarkan input, proses, output dan outcome dari kedua program sebagai bahan pertimbangan pelaksanaan program di tahun selanjutnya. Hasil: Pada tahun 2022, program WSS (Warung Stop Stunting) menunjukkan peningkatan output berat badan ibu hamil sebesar 93,38% dan peningkatan pada anak sebesar 65,18%. Sementara itu, program PMT (Pemberian Makanan Tambahan) pada tahun 2023 menunjukkan peningkatan output sebesar 7% lebih tinggi dibandingkan dengan program WSS. Kesimpulan: Dilihat dari keberlanjutan program, program WSS tahun 2022 menunjukkan tingkat keberlanjutan yang lebih rendah dibandingkan dengan program PMT daerah tahun 2023. Kegiatan PMT daerah memiliki potensi yang lebih besar untuk dilanjutkan sebagai program stunting di Kota Madiun. Lebih lanjut, program PMT dapat dilanjutkan sebagai program penurunan stunting di Kota Madiun dengan beberapa catatan evaluasi yang perlu diperhatikan untuk perbaikan.
References
Alana, Kannitha, and Rida Perwita Sari. “EFEKTIVITAS PELAKSANAAN DANA DESA DI PULAU SUMATERA GUNA MENDORONG KEBERHASILAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN,”.
Atmadja, Taufiq Firdaus Al-Ghifari, Lutfi Yulmiftiyanto N., Kosasih Adi Saputra, and Nur Arifah Qurota A’yunin. “PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK (PMBA) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAHURIPAN.” SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan 7, no. 3 (September 21, 2023): 1844. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.16856.
Casando, Noval Ichsan, Abul Ainin Hapis, and Cici Wuni. “HUBUNGAN PENDIDIKAN IBU, PENGETAHUAN, SIKAP DAN POLA ASUH TERHADAP STATUS GIZI ANAK.” Jurnal Inovasi Penelitian 2, no. 8 (2022): 2429–32. https://doi.org/10.47492/jip.v2i8.1122.
Database Peraturan | JDIH BPK. “PERPRES No. 42 Tahun 2013.” Accessed May 17, 2025. http://peraturan.bpk.go.id/Details/41412/perpres-no-42-tahun-2013.
Evy Noorhasanah and Nor Isna Tauhidah, “Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting Anak Usia 12-59 Bulan.” Jurnal Ilmu Keperawatan Anak 4, no. 1 (May 30, 2021). https://doi.org/10.32584/jika.v4i1.959.
Jawahar, N., G. Satish Pandian, Angappa Gunasekaran, and Nachiappan Subramanian. “An Optimization Model for Sustainability Program.” Annals of Operations Research 250, no. 2 (March 2017): 389–425. https://doi.org/10.1007/s10479-015-1928-z.
Kementerian Kesehatan RI. 2022. "Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022." Jakarta. Kementerian Kesehatan RI
Kementerian Kesehatan RI. 2023. "Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil 2023." Jakarta.
Kementerian Kesehatan RI. 2023. "Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023." Jakarta
Lestari, Tri Rini Puji. “UPAYA PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DI PUSKESMAS MELALUI PENDEKATAN MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA KESEHATAN.” Kajian 23, no. 3 (October 16, 2020): 157–74. https://doi.org/10.22212/kajian.v23i3.1880.
Marfuah, Dewi, Agung Setya Wardana, and Hervina Tyas Nur Anggraeni. “Hubungan Tingkat Kepuasan Pelayanan Makanan Terhadap Sisa Makanan Di Afif Catering Surakarta.” Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian 19, no. No.2 (2022): 119–26. https://doi.org/10.26576/profesi.v19iNo.2.102.
Romadhona, Yuni Sari, and Kemal N. Siregar. “Analisis Sebaran Tenaga Kesehatan Puskesmas Di Indonesia Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas.” Jurnal Kesehatan Manarang 4, no. 2 (December 30, 2018). https://doi.org/10.33490/jkm.v4i2.99.
Sasmita, Linita Caesar. “PREVENTION OF CHILDHOOD STUNTING PROBLEMS WITH THE MAYANG–WATI PROGRAM.” Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) 5, no. 1 (May 31, 2021): 140–50. https://doi.org/10.20473/jlm.v5i1.2021.140-150.
Sitompul, Sarmaulina, Chriswardani Suryawati, and Putri Asmita Wigati. “ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) BPJS KESEHATAN PADA DOKTER KELUARGA DI KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2016.” Jurnal Kesehatan Masyarakat 4, no. 4 (November 1, 2016): 145–53.
Syahdilla, Intan, and Susilawati Susilawati. “Analisis distribusi sumber daya manusia kesehatan berdasarkan standar ketenagaan Puskesmas di Kabupaten Deli Serdang.” Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan 4, no. 2 (June 24, 2023): 303. https://doi.org/10.30867/gikes.v4i2.1267.
Karakochuk, Crystal D, Whitfield, Kyly C, Green, Tim J., Kraemer, Klaus. 2018. "The Biology of The First 1000 Days." CRC Press
